Random

Get this widget!

Pilih Font

Minggu, 28 Januari 2018

Hati-hati Transaksi Tarik Tunai & Transfer Online Antar Bank (Kasus transfer dari BNI ke ANZ)

Print Friendly and PDF

Pengalaman ini saya alami, ada juga orang lain yg mengalami saat saya baca di suara pembaca detik tgl 31 Januari 2018 malah sementara waktu dari tgl 4 Jan  sd tanggal 31 Januari 2018, orang tsb mengalami kerugian sementara sebesar  Rp. 9.900.000,-  (sumber : https://news.detik.com/suara-pembaca/d-3835078/masalah-koneksi-atm-setor-tunai-rekening-bni-tidak-bertambah), maka harapan saya agar masyarakat atau konsumen yang menjadi nasabah Bank BNI tidak banyak mengalami kerugian. Kerugian baik waktu, moment penting yang terhambat, dan tentu saja secara financial.
Kejadiannya begini:
  1. Pada tanggal 28 Desember 2017, saya melakukan pembayaran tagihan dari kartu kredit ANZ, karena di Bank BNI ada fasilitas transfer online antar Bank, maka saya menggunakan fasilitas tersebut, msekipun kena tambahan biaya tentunya. Namun selesai transaksi muncul informasi kata-kata dugaan.
  2. Padahal kalau sebelum-sebelumnya nggak masalah dan fasilitas transaksi ini lancar kalau digunakan. Dari kejadian itu maka saldo saya terpotong sebesar Rp. 950.000,- seperti yang saya bayarkan ke ANZ  Dalam hal ini saya nggak tahu yang mengalami gangguan apakah system di BNI atau system di bank ANZnya.
  3. Masalahnya tidak terhenti disitu, dari pihak Bank ANZ pada tanggal 26 Januari 2018 telpon saya dan menginformasikan keterlambatan denda pembayaran. Setelah saya cek tagihan ANZ, ternyata PEMBAYARAN PADA TANGGAL 28 DESEMBER TIDAK TERCATAT MASUK.
  4. Pada tanggal 18 Januari 2018, saya melakukan tarik tunai di ATM, sebesar Rp. 1.000.000,-. Karena saya berencana mengisi emoney untuk bayar tol. Saya berencana mengisi emoney mandiri Rp 500.000,- dan Rp. 500 ribu untuk rencana beli bensin dan makanan selama perjalanan. Karena kebetulan saya menggunakan mobil dengan menyetir sendiri. Namun kejadiannya ternyata saat saya melakukan tarik tunai di ATM BNI tersebut, uang nggak keluar tapi saldo terpotong 1 juta. Hal ini sudah saya laporkan ke customer service BNI. Sudah direspon tapi menurut informasi ada kejelasan masalah tersebut memerlukan waktu sekitar 2 minggu. dan sampai hari ini 29 Januari 2018 BELUM ADA KEJELASAN.
  5. Kejadian ketiga hampir sama lagi, Saya melakukan transfer online pada tanggal 25 Januari 2018 pukul 22:52 WIB. Saya menggunakan transaksi transfer Online dari Bank BNI ke ANZ. Karena saya pikir menggunakan internet banking ebih praktis dibanding harus transfer melalui ATM, kecuali klo mau tarik tunai. Dan kejadiannya sama terulang kembali, Saldo berkurang sebesar transaksi Rp. 2.800.700,- Namun status transaksi bukan sukses.
Jadi inilah pengalaman yang saya alami, klo terjadi demikian terutama klo pembayaran kartu kredit maka selaku konsumen kita akan sangat dirugikan, diantaranya kena denda, dan belum lagi klo punya uang untuk bayar double tentunya akibat transaksi gagal. Sebagai contoh kasus  nomor 3 diatas (tanggal 18 Januari 2018), maka saya terpaksa cari ATM lain selain BNI dan untung di deket situ ada ATM BCA, maka saya malam itu melakukan tarik tunai di ATM BCA untuk mengisi emoney buat bayar tol.
Saran saya kalau mau ambil tunai di ATM BNI, 
  1. Ambil tarik tunai JANGAN  BANYAK BANYAK DULU. Sebaiknya ambil jumlah sedikit dulu.
  2. Setelah lancar transaksi tarik tunai dalam jumlah yang nggak terlalu besar, baru lakukan tarik tunai sejumlah yang dimaksudkan, namun saya nggak menyarankan, lebih baik tetap jumlah kecil namun lakukan berulang kali, agar klo terjadi transaksi gagal, maka kerugian bisa diminimalkan.
  3. Lebih baik alihkan saldo tabungan ke Bank yang aman, klo berdasarkan pengalaman saya BCA sejauh ini lancar-lancar saja. Sehingga saat tarik tunai bisa dalam jumlah nominal yang agak besar, tidak sedikit demi sedikit nominalnya, Dan ini saya lakukan. Sehingga saat transfer uang untuk tambah saldo, saya menggunakan rekening BCA
  4. Lebih aman lagi kalau mau mengambil uang dan memindahkan ke rekening bank lain, sebaiknya datang ke kantor BNI, ambil tunai lalu lakukan transfer antar Bank disana, sebab kalau melalui ATM atau internet banking takutnya terjadi kendala serupa seperti pengalaman saya diatas.
Demikian semoga sharing ini berguna dan bermanfaat, sehingga tidak mengalami kerugian banyak spt yang saya alami.

0 komentar:

Posting Komentar