Random

Get this widget!

Pilih Font

Rabu, 04 November 2015

Siklus Erupsi Gunung Merapi perlu Diwaspadai

Print Friendly and PDF

Hari ini, Kamis 5 Nopember 2015, iseng-iseng saya menulis cerita ini. Pada tahun 2010 tepatnya tanggal 5 Nopember dini hari atau pukul 00:06 menit, Merapi mengalami erupsi yang cukup dahsyat. Sehingga gemuruh dan getaran gempa bisa didengar dari kota Purwokerto yang berjarak sekitar 180 km dari kota Yogya. Saya dan keluarga waktu itu mengalami pengalaman yang cukup mencekam. Masalahnya pada tanggal 4 Nopember, dari pagi hari, saya mendengar suara gemuruh dan merasakan getaran gempa yang tidak kunjung berhenti.
Bahkan saya sempat mengajak istri saya untuk mengungsi ke tempat kelahiran saya di kota Wonosari kabupaten Gunungkidul, yang letaknya lumayan jauh dibanding tempat tinggal saya di Sleman yang berjarak sekitar 23 km dari puncak Merapi. Namun istri saya tidak mau dan bilang kalau perasaan saya itu hanyalah kekawatiran yang berlebih. Namun pada malam harinya, saat anak-anak dan sitri tertidur...saya ndak bisa tidur dan makin merasakan getaran gempa dan mendengar suara gemuruh tersebut. Saya bisanya cuman berdoa, semoga tidak terjadi apa-apa dengan keluarga kami. Saya tidak bisa tidur...sempat saya merekam suara getaran-2 gempa yang membuat pintu dan jendelak berdetak. Dan ternyata setelah lewat dini hari terdengar dentuman dan getaran keras. Ternyata gunung merapi bererupsi. Istriku terbangun dan mau kemas-kemas akan mengungsi. Kami membiarkan anak-anak tertidur pulas. Saya dan istri mau memasukkan barang-barang dan tas ke mobil. Kami menggunakan payung saat ke mobil. Dan saya kaget kok ada bau plastik terbakar?? ternyata yang kami kira rintikan hujan adalah hamburan pasir-2 panas di langit. akhirnya kami putuskan tidak jadi mengungsi kawatir kalau ban mobil bisa meletus kalau melewati lapisan pasir panas. Sempat kami berpikir dan kawatir jangan-jangan diatas ada gumpalan batu besar yang belum jatuh...kami malam itu pasrah dan berdoa berdua sambil menjagai anak-anak kami yang masih lelap tidur. Kami juga telpon ke Om di Genteng, dan peserta training yang menginformasikan bahwa familynya di Purwokerto mengatakan ada suara gemuruh dan dentuman di kota itu. Bahkan famili-2 peserta training di Temanggung dan Wonosobo mengira gunung Sumbing dan Sindoro yang aktif karena dekatnys suara gemuruh dan dentuman itu.
Sudah satu tahun berlalu. Merapi  pernah Erupsi di tahun 2006 yang waktu itu menewaskan juga relawan atau wartawan yang bersembunyi di Bunker, kemudian 2010 yang menewaskan mbak Maridjan juru kunci Merapi. Sudah 5 tahun merapi tidak erupsi. Namun perlu diwaspadai di tahun 2016 ini. Kemungkinan bisakah tahun depan ini merupakan siklus merapi bererupsi?? Hanya Tuhan yang tahu dan yang bisa menentukan.

0 komentar:

Posting Komentar