Random

Get this widget!

Pilih Font

Minggu, 12 Januari 2014

Merasa Selalu Cukup

Print Friendly and PDF

Selalu cukup, Pasti menyenangkan berada dalam keadaan seperti itu. Meskipun didesak dengan banyak kebutuhan, tetapi bila selalu tersedia cukup sarana untuk memenuhinya , tentu tak akan menjadi masalah. Untuk itulah manusia berlomba-lomba mengejar kecukupan dan kebutuhan dalam segala hal untuk memnuhi keinginannya.
Kita akan pikirkan beberapa kalimat dibawah ini.
Tuntutlah uang lebih banyak lagi masuk ke rekaning kita. Tuntutlah rumah yang lebih mewah, mobil yang lebih keren, dan semua materi yang serba lux. Maka kita akan kurang menghargai apa yang kita dapatkan sekarang. Dan tidak akan pernah bersyukur dengan apa yang ada pada kita. Tuntutlah pasangan hidup kita sesempurna mungkin, maka kita akan merasa salah pilih. Tuntutlah anak kita sesuai dengan standar tinggi yang kita mau, maka kita akan merasa anak kita sangat bodoh, sangat nakal dan sama sekali tak bisa diharapkan. Tuntutlah semua orang memperhatikan kita, maka kita akan merasa sendirian. Tuntutlah semua orang menolong kita, maka kita akan merasa diabaikan. Bahkan kalau perlu tuntulah Tuhan lebih banyak lagi dalam doa-doa kita, maka kita akan merasa Tuhan seakan-akan tidak berlaku adil dalam hidup kita.
Hidup seharusnya tidak diisi dengan tuntutan demi tuntutan. Melainkan dengan rasa syukur dengan apa yang kita usahakan dan yang kita terima. Baru kita akan merasa bahagia. Meski pasangan hidup kita tidak sempurna, tapi kita bersyukur karena kita tahu ialah yang terbaik buat kita. Jika anak kita bukan juara kelas dan tak memliki bakat seperti anak orang lain yang kita kenal dan bahkan menjadi idola, jangan tuntut berlebihan namun syukurilah karena kita tak akan pernah merasa lebih bahagia tanpa kehadirannya. Daripada kita menuntut diperhatikan bukankah lebih baik kalau kita member perhatian?
Moment  Inspiration 2012

1 komentar:

Posting Komentar