Random

Get this widget!

Pilih Font

Rabu, 01 Januari 2014

Menjadi Pasangan Bahagia

Print Friendly and PDF


Apakah anda sedang berusaha ingin membentuk rumah tangga yang bahagia? Ada baiknya kita coba lihat beberapa hal yang bisa menentukan bahagia atau tidaknya sebuah pasangan hidup. Terutama bila ada beberapa kendala. Sebenarnya penulis ingin menuliskan 19 hal yang perlu diperhatikan. Namun pada kali ini penulis akan kupas 4 hal terlebih dahulu.
  1. Tertarik lawan jenis atau calon pasangan kita karena kecantikan atau ketampanan saja. Mendapatkan pasangan yang cantik atau tampan, itu tentu menyenangkan, namun kalau anda ingin serius dalam menggapai rumah tangga yang bahagia anda harus menambahkan ujian terhadap hal ini. Karena untuk berumah tangga cantik atau tampan saja tidak cukup. Manusia ndak ada yang sempurna. Cantik atau tampan tapi....mungkin pemarah, atau cantik/tampan tapi mungkin kurang wawasan, cantik atau tampan tapi ...kurang mau berjuang dll.
  2. Lama waktu Pacaran.  Hal ini diperlukan agar kita bisa tahu seberapa jauh dapat mengenal pasangan kita. Apakah dia sungguh mencintai kita, apakah hobbynya, pendidikan dll dan apakah dia bisa menjadi pelengkap kelemahan kita dan bisa menerima kita? Ujian terhadap waktu dalam setiap kehidupan ini perlu. Orang akan berkata waktulah yang membuktikan apakah pasangan kita setia atau mudah tergoda. Saya pikir kalau cinta pasangan kita besar terhadap kita maka ia akan sungguh-sungguh mencintai kita dan tidak mudah tergoda orang lain dan tak akan luntur ditelan waktu
  3. Bertemu dengan orang yang mempunyai sifat hati bercabang. Karakter seseorang sangat menentukan kualitas hidup orang tersebut. Karakter yang baik akan diwarnai sifat-2 yang baik pula dalam setiap hal yg nampak dalam kehidupannya. Ada seseorang yang meski sudah punya istri atau suami, maka ia akan bisa bilang ke orang lain kalau ia bujang dan akan dengan mudah tertarik lawan jenis. Dan orang ini juga kadang pandai merayu. Oleh sebab itu hati-hatilah. Karena ini menimbulkan potensi devorce dan tentu saja ini membuat rumah tangga kita ndak bahagia dan akan mengorbankan anak-2 kita dalam menggapai kehidupan mereka.
  4. Banyak memiliki sifat dan selera yang berbeda. Nah ini juga harus diperhatikan teman-2. Bila pasangan yang satu suka musik dangdut dan satunya suka jazz, maka harus bisa saling menerima nih. Asalkan bukan hal yang prinsip perbedaan apapun kalau bisa saling menerima dan pengertian, maka anda akan bisa jadi pasangan yang bahagia. Banyak perbedaan juga hati-2. Untuk itu selama pacaran jangan akting, tapi sungguh-sungguh nampakkan pribadi anda yang sesungguhnya sehingga semua perbedaan bisa nampak. Nah ini sering kali menjadi penyebab retaknya rumah tangga gara-gara perbedaan pendapat, selera, budaya, pendidikan dan wawasan tentunya. Jangan anggap remeh hal ini....
Sampai jumpa dulu..

TQ

0 komentar:

Posting Komentar